Sosok Legenda pembalap GP Valentino rossy atau yang lebih akrab dengan gelar"the doctor"telah membuktikan kemampuannya diarena jalan aspal,aksinya mampu merenggut hati jutaan penonton dan menaklukan berbagai pesaing berat di kelasnya
kehebatan the doctor ini menginspirasi kita bahwa bila kita kaitkan dalam dunia bisnis sebenarnya banyak sekali pelajaran yang dapat kita petik bahwasanya dalam kondisi apapun sebenarnya kita bisa menjadi juara dengan kemampuan yang kita punya
"sabar dan tekun"
dengan sabar the doctor melahap lap demi lap.kecepaten semakin di geber,hingga tak jarang rosi harus berjibaku dengan lawan-lawannya di setiap tikungan maupun track lurus.bila keadaan tidak memungkinkan untuk mendahului maka rosi tidak akan tergesa-gesa.inilah yang menyebabkan dirinya jarang sekali terpeleset dan terpental dari kuda besi tunggangannya.kesabaran dan ketekunan adalah kunci utama valentino rosi.demikian halnya dalam bisnis apapun strategi bisnis yang dilakukan bila tidak didasari semangat sabar dan tekun,semua akan berakhir sia-sia dan hanya ketergesaan yang berujung keterpurukan yang akan di alami
"cerdik melihat peluang"
the doctor adalah pembalap yang cerdik melihat peluang dari kesalahan lawan hingga ia bisa menyalipnya.seandainya kemampuan untuk melihat peluang-peluang dimiliki oleh seseorang dalam berusaha,alangkah banyaknya peluang bisnis yang bisa kita lihat diluar sana.namun jika kita tidak mencarinya,merencanakannya dan mengeksekusinya.maka peluang itu hanya sebuah kesempatan yang terlewatkan.
"didukung tim yang hebat"
dibalik kehebatan valentino rossy di sirkuit balap tidak lepas dari dukungan tim yang solid.mulai dari manager.mekanik,hingga pelatihnya.Semua bekerja sama mengeluarkan segenap tenaga dan kemampuan dengan satu tujuan yaitu menjadi tim juara.begitu pula bila ingin bisnis kita sukses maka kita membutuhkan sebuah tim yang handal untuk menunjang jalannya usaha hingga mencapai tujuan yang di inginkan.mulai dari karyawan.para supplier,dan lainya,,bila dianalogikan bahwa sebuah orkestra,anda adalah"dirigen"bagi usaha anda.bangunlah orkestra anda agar dapat memainkan musik yang dapat dinikmati
"strategi"
Layaknya sebuah permainan, adu kencang di balapan Motto GP membutuhkan strategi. Starategi dapat saja berubah-ubah, sesuai dengan keadaan dan kebutuhan. Lihat saja apa yang dilakukan rossi ketika ia berada jauh dibelakang lawan. Ia menggunakan strategi yang berbeda ketika ia menguntit lawan.
Tak jarang dalam menguntit lawan ia menggunakan strategi determinasi. Terus menekan , hingga lawan melakukan kesalahan. Bila lawan belum melakukan kesalahan, Rossi takkan nekat menyalipnya. Dan Rossi akan terus menekan hingga lawan menjadi lengah.
Menggunakan strategi dalam berbisnis itu perlu. Strategi dalam memasarkan, mengatur keuangan, bernegosiasi, menghadapi persaingan, membuka cabang lagi, dan aktivitas bisnis lainnya, betul-betul membutuhkan strategi. Rancang dan terapkan strategi , kemudian evaluasi. Terapkan strategi dengan melihat kondisi dan keadaan. Strategi bisnis itu fleksibel.
"gunakan apa yang dimiliki"
Banyak orang mengeluh tidak punya modal ketika mau berbisnis. Saya setuju bahwa tidak ada bisnis yang tidak membutuhkan modal. Namun modal tidak semata-mata uang. Banyak modal yang sejatinya kita miliki, tidak berwujud uang. Misalnya :
- jaringan yang luas
-Ruang atau tempat berupa rumah atau kios
-skill atau keahlian yang tidak dimiliki oleh setiap orang
-dll
Rossi kerap kali menggunakan kakinya untuk melambankan laju motornya dan menjaga keseimbangan. Kerapkali juga menggunakan lututnya ketika harus menikung. Valentino Rossi menggunakan apa saja yang ia miliki untuk meningkatkan performance nya.
"tujuan"
Rossi fokus pada balapan. Ia tahu bahwa tujuannya hanya satu yaitu juara ! Mau motornya bermasalah maupun tidak, Rossi hanya memiliki tujuan : Juara. Dalam banyak balapan, ketika ia sudah pasti menjadi juara GP, tetap saja motivasi juara itu terjaga. Ia tetap menggeber motornya dan tak mau mengalah. Rossi tau apa yang harus ia tuju. Ia mengerti betul, apa yang harus ia capai.





0 komentar:
Posting Komentar