dalam dunia bisnis mungkin tidak asing bagi kita dengan istilah "investasi".Pengertian investasi menurut Benjamin Graham adalah
"an operation which,upon thorough analysis,promises sefety of principal and an adequate return.Operations not meeting these requirements are speculative"
yang bila di artinkan dlm bahasa indonesia kira-kira seperti ini:
"sebuah operasi,dimana melalui analisa yang mendalam,menjanjikan keamanan modal pokok dan tingkat keuntungan yang pantas/layak.Namun jika operasi yang tidak memenuhi persyaratan ini,adalah spekulatif"
Dalam definisi diatas ada 3 elemen yang penting buat sebuah investasi:
1.melakukan analisa yang mendalam
yang dimaksuk disini adalah kita harus mempelajari data-data tentang investasi kita.bukan hanya dengar kata orang semata melainkan pelajari apakah jenis investasi itu benar feasible atau tidak.sebagai contoh misal dari temen kita menawarkan invest warnet.maka luangkanlah waktu kita untuk melihat bagaimana operasi warnet pada umumnya.Cari insider info dari karyawan warnet bila perlu pertanyakan pd mereka tentang jam kerja perhari dan meminta data transaksi harianya.hitunglah estimasi pendapatan,hitung estimasi biaya operasional,gaji karyawan,sewa tempat,penyusutan komputer dan lain sebagainya.
memang ada kalanya kita akan direpotkan tentang hal tersebut tapi alangkah baiknya bila kita repot dan mendapat posisi aman investasi kita ketimbang repot jika modal investasi kita hilang dan memulai tahap pengumpulan modal dari Nol lagi.
Kita harus berusaha sebisa mungkin menjaga keamanan modal pokok kita karena Modal pokok ibarat pohon ditaman kita,jika hanya buah dicuri,tahun depan masih dapat berbuah kembali,jika dahan patah biarpun menggangu tapi selama pohon masih hidup,maka bisa kita nikmatin buahnya tahun depan.Tapi apa yang terjadi bila pohon ini roboh..?
Harus di ingat,semua investasi itu ada resikonya,bahkan anada beli Surat Utang Negara ataupun US Treasury Bonds pun masih ada resikonya,cuma resikonya sangat kecil saja.Jadi bila bertemu relasi yang mencoba menawarkan investasi dan ber embel-embel NO RISK,langsung tinggalin saja,karena itu sudah misleading,atau lebih parah lagi sedang mencoba buat scam kita.
2.Kita harus berusaha mencapai tingkat pengembalian/keuntungan yang "Pantas/Layak" dan bukanya "Luar Biasa"
salah satu aturan utama yang mesti selalu di ingat adalah,invest maupun spekulasi itu adalah "return proportionate to risk"atau"keuntungan itu berbanding dengan resiko".Resiko rendah memberikan tingkat Return/untung yang rendah.Resiko tinggi itu menawarkan tingkat Return yang tinggi.
Menurut Media masa banyak yang mencoba memberikan penawaran "mimpi"main forex/options.Klaimnya "over 1000%profit in 1 day!!!!!!!!!"Apakah itu bohong??Tidak juga,bisa saja kejadian seperti itu,,tapi pada realita tidak seindah yang mereka sampaikan dalam merenggut minat para nasabahnya.Mereka tidak pernah menulis bahwa untuk 1 orang yang profit 1000% in 1 day itu,sudah berapa orang yang modalnya ludes semua?Bahkan sebelum profit 1000% itu atau juga sesudahnya,orang ity sudah rugi berapa?dan yang difokuskan dalam iklan adalah bahwa pada 1 hari itu,orang itu menang 1000% padalah dengan membeli lotere kita juga bisa"menang"beribu ribu %malahan.
Jadi berapa tingkat keuntungan yang"layak/pantas"itu tergantung kepada banyak variable,terlalu banyak buat dibahas seluruhnya,akan tetapi ada satu metode yang paling mudah yaitu jika ada orang yang menawarkan investasi dengan untung 10% perbulan misalnya,bahkan tanpa memperhitungkan faktor compounding(bunga berbunga)itu berarti udah 120% pertahun.Nah logikanya,kalau orang itu begitu yakin dengan proyeknya,kenapa dia tidak mengagunkan saja semua assetnya(rumah,mobil,dll)kalau perlu mencari pinjaman dari sanak saudara.Bunga kredit dari bank di indonesia itu sekarang tergantung tipenya sekitar 13-14%.jika dihitung masih untung sekitar 100% lebih..Bahkan jika orang itu narik duit pake kartu kredit yang bunganya gak kalah dengan rentenir,itu baru 48%setahun,,,maka masih untung 72%setahun!!!!!
Tapi orang ini malah nawarin investasi ini ke anda,sudah saatnya anda harus mulai curiga ada udang dibalik batu,jadi analisanya harus lebih mendalam lagi,lebih baik bertanya dari pada sesat dijalan,itu kan kata orang tua kita.
Permasalahannya masih banyak orang yang terkecoh ataupun kurang hati-hati dan tergiur oleh rayuan berbagai tawaran dalam hal investasi secara tidak sadar kalau mereka itu berpikir untuk tujuan investasi tapi malah terjerumus ke dalam spekulasi atau lebih parahnya lagi kena scam(penipuan)
satu catatan penting yang mesti di ingat,ini bukan berarti spekulasi semuanya jelek lowh seperti kata Benjamin Graham:
"Just as there is interlligent investing,there`s also intelligent speculation.But there are many ways in which speculation may be unintelligent.Of these,the foremost are:(1)speculating when you think you are investing,(2)speculating seriously instead of as a past time,when you lack the proper knowledge and skill for it,(3)risking more money in speculation than you can afford to lose"
yang indonesianya kira-kira seperti ini:
"Sama halnya bahwa ada Investasi dengan cerdik,ada juga Spekulasi dengan Cerdik.Tetapi ada beberapa kondisi dimana spekulasi mungkin tidaklah cerdik,terutama:(1)Berspekulasi sambil menganggap bahwa anda itu berinvestasi(2)Berspekulasi secara serius(dan bukan untuk bermain-main),padahal tidak memiliki pengetahuan maupun keahlian untuk itu,dan (3)Mempertaruhkan uang di spekualsi dalam jumlah yang terlalu besar"
mungkin demikian untuk pengertian investasi dan spekulasi smoga dapat di petik pelajaran yang berharga dan dapat lebih menjadikan diri kita untuk lebih berhati-hati dalam menempatkan modal kita untuk tujuan yang lebih baik,,
Happy Investing...



0 komentar:
Posting Komentar